Malam yang sunyi, disudut kamar yang sedikit pencahayaan ada seorang pemuda yang termenung dengan tatapan yang penuh kekecewaan. Tak jelas apa yang dia kecewakan, entah masalah apa yang sedang ia hadapi.
Tak lama kemudian, mata pemuda itu bergelimang dengan penuh air mata, tak salah memang, jika seorang pemuda untuk menangis karena dengan menangis bisa membuat hati dia tenang. "Kata Dia"
Sekejap hari berganti
Namun pemuda itu masih saja terus memasang wajah yang penuh dengan kesedihan, hingga suatu hari ada seorang wanita menghampiri pemuda itu, wahai pemuda, apa yang sedang kau tangisi?? Bisakah kau usap air matamu yang jatuh membasahi bumi??
"Siapa Kau?" sahut pemuda itu, kemudian wanita itu menjawab, "aku, hanya seorang wanita yang hanya sekedar lewat saja, namun aku berhenti sketika melihat engkau sedang bersedih
Lalu apa yang kau lakukan disini?? Aku hanya ingin menyindiri, meratapi kegagalan yang tlah aku alami,
Kemudian wanita itu menjawab, wahai pemuda, janganlah engkau terus meratapi kesedihan berlarut larut karena demikian itu sangatlah tidak baik untuk mu, bangkitlah, hapus air matamu, jangan pernah kau menangis karena hanya satu kegagalan, teruslah berupaya agar kegagalan yg kau alami akan berbuah keberhasilan. Jika kau seorang muslim, lakukanlah 2 rokaat pada sepertiga malam, mohonlah petunjuk dr Nya. Karen Dia lah yang mampu menolong mu ketika keadaan seperti ini
Pemuda itu seketika mengusap air matanya, dan kemudian menjawab, terima kasih wanita, kau tlah membuat ku sadar diri, aku kan meminta kepadaNya, dan tak akan menyerah untuk menngapai impian yang tlah aku impikan selama ini...
Sabtu, 06 Desember 2014
Pemuda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar