Waktu tak trasa bergulir begitu cepat, sudah di tahun kedua akhir saya berada d sana. Namun baru kali ini saya begitu dekat dengan anda, entah itu dr mana datangnya sehingga kita bisa sedekat ini, dahulu saya tak begitu mengenal anda begitupun sebaliknya. Namun di pertengahan tahun yg kedua kita didekatkan karna adanya Tugas, sebenernya awal mula ku masuk k klompokmu hanya sekedar untuk menemani teman ku karna kutahu dlam klompok itu ada seorang teman sy yg tidak pernah masuk, nah masuklah aku k dalam klompok kalian. Canggung itu yg pertama saya rasakan, karena baru kali ini kita berada dalam satu klompok, tanpa jaim jaim ku mulai mengeraskan suaraku, sedikit membantu namun tak terlalu signifikan, karna memang saya tidak terlalu paham dengan apa yg harus kita kerjakan. Prasangka ku kau memiliki rasa dengan temanku, karna teman teman yang lain selalu meledekinya namun ternyata temanku tak sedikitpun ada rasa denganmu. Malah yang lebih mengagetkan lagi, ternyata temanku ini memliliki rasa kepada orang yang sempat aku taksir namun hati ini hancur ketika orang yang aku taksir menolak secara halus, "kita temanan ajah". Hhaa hancur galau jadinya, ngedown ngdrop itu yg selalu rasakan beberapa hari kedepan. Semua cerita harus berlanjut, wanita yg aku taksir ternyata menerima temanku yang jg menyukainya. Ok fine aku kalah dalam persaingan ini. Moveon hanya itu yang aki bisa lakukakn saat ini, life must go on. Cerita yang sebelumnya aku tak menyukainya namun perlahan karena seringnya aku dan dia bbman akhirnya perasaan ini menaruh hati padanya, tp aku tak tahu apakah dia jg menyimpan rasa yang sama??
Aku tak mau terlalu terburu buru untuk mengatakannya karena pasti dia berfikir kalo dirinya hanya dijadikan pelarian cinta semata, dan aku menyadarinya aku menunggu perlahan sampai waktu yang setidaknya tepat untuk mengungkapkannya.
Ya aku harus tunggu, jangan terlalu gegabah, walau aku agak takut sedikit kehilangan dirinya. Mudah mudahan suatau saat kau mau menerima ku.
Jumat, 19 Desember 2014
Wish Me Luck
Anak terakhir dari 8 bersaudara dari pasanngan Bapak Usman dengan Ibu Didjah.
Mahasiswa dari Akademi yang cukup terkenal di Depok
Untuk Saat ini saya masih single.
Sabtu, 13 Desember 2014
SELAMAT
Diluar mah keliatannya kuat, tp didalamnya mah lembek, rapuh, pokonya lemah bangat dah. Didunia maya mah bisa cuap cuap. Lah klo di dunia nyat, speechless yang ada, kikuk, tije, mao ngomong jg berat bangat ini mulut. Apa ini yg dinamakan belum bisa nerima. Oooo tidak ini hanya sebuah proses dimana saya belajar mencoba untuk melupakan semua yg tlah terjadi dan mencoba untuk tidak pernah mengingat akan saya mencintainya.
Ketika ini kan menjadikan sesuatu yang bisa membuat saya dewasa, terima kasih atas semu naaihatnya. Kelak saya akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Mungkin kata Selamat belum sya lontarkan dr mulut saya, entah sya lupa atau entah saya tak sanggup mengatakannya. Ya lagi lagi mungkin butuh waktu, dimana saya harus sudah siap benar benar untuk mengatakannya. But, Life Must Go On. And I will never Go Back. Because my way ia to long. Banyak hal yg harus gw kerjain dan fokus dr ini, so. Mungkin dalam blog ini gw bisa ucapin ke kalian "SELAMAT TELAH MENJADI PASANGAN KEKASIH" semoga kalian kelak jadi hingga menuju ke pelaminan.. Dan doakan saya semoga saya bisa juga seperti kalian. Hehhehe
Anak terakhir dari 8 bersaudara dari pasanngan Bapak Usman dengan Ibu Didjah.
Mahasiswa dari Akademi yang cukup terkenal di Depok
Untuk Saat ini saya masih single.
Sabtu, 06 Desember 2014
Pemuda
Malam yang sunyi, disudut kamar yang sedikit pencahayaan ada seorang pemuda yang termenung dengan tatapan yang penuh kekecewaan. Tak jelas apa yang dia kecewakan, entah masalah apa yang sedang ia hadapi.
Tak lama kemudian, mata pemuda itu bergelimang dengan penuh air mata, tak salah memang, jika seorang pemuda untuk menangis karena dengan menangis bisa membuat hati dia tenang. "Kata Dia"
Sekejap hari berganti
Namun pemuda itu masih saja terus memasang wajah yang penuh dengan kesedihan, hingga suatu hari ada seorang wanita menghampiri pemuda itu, wahai pemuda, apa yang sedang kau tangisi?? Bisakah kau usap air matamu yang jatuh membasahi bumi??
"Siapa Kau?" sahut pemuda itu, kemudian wanita itu menjawab, "aku, hanya seorang wanita yang hanya sekedar lewat saja, namun aku berhenti sketika melihat engkau sedang bersedih
Lalu apa yang kau lakukan disini?? Aku hanya ingin menyindiri, meratapi kegagalan yang tlah aku alami,
Kemudian wanita itu menjawab, wahai pemuda, janganlah engkau terus meratapi kesedihan berlarut larut karena demikian itu sangatlah tidak baik untuk mu, bangkitlah, hapus air matamu, jangan pernah kau menangis karena hanya satu kegagalan, teruslah berupaya agar kegagalan yg kau alami akan berbuah keberhasilan. Jika kau seorang muslim, lakukanlah 2 rokaat pada sepertiga malam, mohonlah petunjuk dr Nya. Karen Dia lah yang mampu menolong mu ketika keadaan seperti ini
Pemuda itu seketika mengusap air matanya, dan kemudian menjawab, terima kasih wanita, kau tlah membuat ku sadar diri, aku kan meminta kepadaNya, dan tak akan menyerah untuk menngapai impian yang tlah aku impikan selama ini...
Anak terakhir dari 8 bersaudara dari pasanngan Bapak Usman dengan Ibu Didjah.
Mahasiswa dari Akademi yang cukup terkenal di Depok
Untuk Saat ini saya masih single.